music center for all musician
6 Jul
Cukup sulit mengalami sebuah keadaan tidak membedakan. Meleburnya ego yang ada di dalam dengan yang ada di luar. Saat sekat yang memisahkan antara kita dan dunia luar hilang, dan ketika dualitas menghilang. Aneh memang memikirkan hal ini sementara diri sendiri dan dunia sibuk dengan rutinitas harian.
Pernahkah membayangkan barang sekali saja, bagaimana keadaan musisi dengan pengalaman mental seperti ini..Sebuah karya dibuat bukan atas dasar pemuasan ego apapun dan siapapun. Sebuah totalitas yang tidak bisa diinterupsi tekanan dan tuntutan orang lain, baik itu pengakuan atas karya yang megah maupun imbalan dari pihak luar.
(more…)
9 May
Saat itu Hola sedang frustrasi karena permainan gitarnya tidak bisa sehebat temannya, si Nasrudin. Nasrudin merupakan murid teladan, kemampuan gitarnya berada jauh di atas Hola.
Melihat hal tersebut Sang Guru memberikan motivasi bahwa untuk bisa sehebat Nasrudin maka Hola harus rajin belajar, rajin latihan, dan harus melakukan hal yang lebih. Jika Nasrudin berlatih 5 jam sehari maka Hola harus berlatih 8 jam. “Tiru ketekunan Nasrudin dan lakukan lebih dari si Nasrudin”, ujar Sang Guru
(more…)
19 Mar
Seperti padang pasir kering kerontang yang menunggu hujan. Pertapaan berbulan-bulan di dalam goa tidak membuahkan hasil, wahyu juga tak kunjung turun, padahal sudah dikejar dead line untuk membuat lagu senilai puluhan juta rupiah. Cara berikut ini sangat populer dalam dunia bisnis yaitu ATM “Amati Tiru dan Modifikasi”.
Saya percaya cara ini banyak digunakan oleh musisi manapun di dunia ini. Mulai dari pop, rock, jazz, dangdut, blues, rock n roll, dll. Dari musisi pemula hingga musisi yang luar biasa cerdas. Itulah mengapa banyak kita temukan lagu yang terdengar mirip dengan lagu-lagu pendahulunya.
18 Mar
Saat jaming session dimulai masing-masing player yang memiliki segenap perbendaharan jurus dari A hingga Z terlihat pucat dan berfikir. “Jurus apa yang akan dikeluarkan nanti. Untuk musik ini akan keluar jurus A, untuk progresi ini jurusnya adalah kombinasi jurus C dan K, bla bla bla…”. Mungkin seperti itu yang ada di benak kami saat itu. Organisme ini mulai hidup saat stick drum diketukkan hingga 4 hitungan. Kami tidak boleh berhenti ditengah jalan. Banyak yang menonton, mulai dari teman, pengunjung bule, manajer kelas menengah hingga presiden direktur. Ini adalah pertanggung jawaban. Kami sudah memulai sebuah kehidupan. Musik sudah dimainkan. Sekali start maka kami harus survive sampai finish apapun yang terjadi. (more…)
Recent Comments